Empati secara kognitif diperoleh melalui pemahaman intelektual terhadap perasaan, perspektif, atau kondisi orang lain, bukan hanya melalui perasaan langsung.
Penjelasan:
-
Empati kognitif berbeda dengan empati afektif (emosional). Jika empati afektif adalah merasakan perasaan orang lain, empati kognitif adalah kemampuan untuk memahami apa yang dirasakan orang lain secara rasional dan melihat situasi dari sudut pandang mereka.
-
Proses ini biasanya diperoleh melalui pengamatan, pengalaman belajar sosial, interaksi dengan orang lain, dan refleksi berpikir. Misalnya, membaca cerita, berdiskusi tentang pengalaman orang lain, atau menganalisis situasi sosial dapat meningkatkan empati kognitif.
Contoh: Seorang siswa yang tidak langsung sedih ketika temannya kecewa, tetapi bisa memahami alasan teman tersebut merasa kecewa dan memikirkan bagaimana membantu, sedang menunjukkan empati kognitif.
Jadi, jawabannya: empati kognitif diperoleh melalui pemahaman intelektual terhadap perasaan dan perspektif orang lain, melalui pengamatan, pengalaman sosial, dan refleksi berpikir.